Senin, 09 November 2015

YANG MUDA YANG MENJAGA INDONESIA



Apa yang terjadi jika westernisasi menimpa sebuah Negara? Khususnya Negara yang menjunjung tinggi nilai keagamaan? Sebelum membahas lebih jauh tentang pengaruh westerniasi terhadap keberlangsungan berbangsa dan bernegara, dan imbas yang akan dirasakan oleh kaum muda di Negara tersebut? Mari kita coba bedah satu per satu.
Westernisasi dalam pengertiannya adalah sebuah arus besar kebudayaan barat yang masuk dan menjadi budaya baru di dalam tatanan kebudayaan sebuah Negara, mulai dari tokoh-tokoh barat yang oleh sebagian besar kaum muda dijadikan role mode dalam berkehidupan, budaya berpakaian, hingga budaya pergaulan.
Westerniasi secara alami akan bermuara pada sebuah faham atau budaya hedonism, hedonism adalah sebuah faham yang menaruh semua kepentingan duniawi diatas segalanya, apapun yang membuat seseorang merasa lebih keren atau lebih gagah dengan membeli sebuah barang tersebut mereka tak akan berfikir 2 kali untuk tidak membeli barang tersebut.
Sekarang pertanyaan yang akan penulis lemparkan adalah apa yang akan terjadi pada negeri ini jika kedua faham tersebut masuk dan mengusik kearifan local bangsa kita? Sebuah negeri yang menjunjung tinggi nilai keberagaman agama yang diikat manis oleh bahasa persatuan yang bulat dan kuat. Akan terjadi degradasi moral dan akhlak pada kaum muda bangsa ini, model berpakaian yang semakin seksi semakin keren, free sex, free drugs, dan semua hal negatif yang merupakan budaya negatif barat yang tidak terflitrasi oleh keimanan dan kedewasaan berfikir yang berdampak pada moralitas yang merosot. Agama? Mungkin menjadi urusan nanti, kelak para penganut paham tersebut beranjak tua, budaya local bangsa? Sudah dilupakan mungkin dan terkesan katro atau kampungan. Sejarah bangsa? Ah sudahlah itu masa lalu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar